you'll never know if you never try
Background Illustrations provided by: http://edison.rutgers.edu/

tentang rambut

1. rambut setiap orang berbeda beda

Ada begitu banyak jenis rambut yang ada. Sebagai contoh, semua jenis warna, dari warna putih pirang sampai hitam gelap, dan semua tampilan yang beragam, dari lurus, keriting dan dari tipis sampai tebal. Ada beribu- ribu kombinasi yang berbeda. Struktur rambut, warna rambut dan jumlah rambut semuanya telah ditentukan secara genetik untuk setiap orang dan juga berhubungan dekat satu sama lain. Setiap orang memiliki 85,000 sampai 140,000 helai rambut, tergantung pada struktur dan warna rambut. Pada umumnya, sekitar 60 sampai 100 helai rambut rontok setiap harinya. Rambut pirang dianggap memiliki lebih banyak rambut, contohnya, dibandingkan dengan rambut berwarna gelap (rata- rata ada sekitar 140,000 helai rambut untuk rambut berwarna pirang dan 100,000 helai rambut untuk rambut berwarna coklat). Namun, rambut yang ringan biasanya lebih lembut.

2. struktur rambut

Rambut terdiri dari 80% protein, 10-15% air, 5-10% pigmen, mineral dan lipid. Ada dua komponen yang berbeda pada rambut: batang rambut,  yang menjulur dari kulit, dan akar rambut, yang terletak di bawah permukaan. Batang rambut terdiri dari tiga lapisan. Lapisan luar, bernama kutikula, bagian ini penting karena fungsinya yang melindungi. Seperti atap rumah, beberapa lapisan saling tumpang tindih antara satu dengan yang lain membentuk permukaan yang halus. Pengaruh dari bagian dalam dan luar yang berbeda dapat membuat kutikula menjadi lebih kasar. Permukaan yang kasar ini membuat rambut terlihat kusam dan tidak sehat. Bagian inti dari rambut bernama cortex, yang menyusun 80% struktur rambut. Cortex tersusun dari urat- urat saraf kecil yang mengulir memberikan kestabilan pada urat saraf yang panjang. Pigmen warna alami rambut disimpan di sini. Keratin (keratin adalah molekul albumin) memiliki fungsi membentuk struktur dan elastisitas rambut. Inti rambut terbentuk dari sumsum (Harimarrow). Selain daripada itu, lipid menghasilkan kelenjar sebaceous yang berfungsi untuk menjaga kelenturan rambut dan berada di bawah kulit. Terkadang kelenjar ini menghasilkan lipid terlalu banyak atau bahkan tidak cukup, yang mengakibatkan rambut kusut atau kering dan rapuh.

3. pertumbuhan rambut

Rambut tumbuh sekitar 1 cm setiap bulan. Setelah tiga atau tujuh tahun, papila mati dan akar rambut menyusut dan berdegenerasi. Kemudian rambut lepas dan memberikan ruang untuk rambut baru, yang tumbuh dari papila yang baru berregenerasi. Pertumbuhan rambut tetap genap karena kulit kepala tidak pernah dalam fase yang sama di waktu yang bersamaan. Rambut yang rontok sebanyak 60 sampai 100 helai setiap harinya sangatlah normal. Otot erektor pili merupakan peninggalan dari rambut yang terdahulu. Hal ini yang menyebabkan kulit tegang dan bulu berdiri tegak, baik untuk meljaga panas dalam dingin atau untuk menakut-nakuti musuh dalam menghadapi bahaya. Kelenjar sebaceous mengekskresikan sebum, yang merupakan sekresi berminyak yang menjamin elastisitas kulit dan rambut.

4. warna rambut yang alami

Setiap manusia mempunyai warna alami rambut. Tapi apa yang membentuk warna ini dan kenapa ada begitu banyak warna alami yang berbeda? Warna alami rambut Anda tergantung pada jumlah pigmen yang berbeda pada rambut Anda. Setiap rambut terdiri dari campuran yang unik antara dua tipe melanin alami: pigmen hitam/coklat bernama eumelanin dan pigmen merah/kuning bernama pheomelanin. Warna rambut tergantung pada kombinasi dari pigmen- pigmen tersebut - hitam gelap, coklat muda atau pirang.

5. shampo - pembersih yang lembut

Kata “sampo” berasal dari bahasa Hindi yang artinya adalah “untuk memijat”. Sampo pertama pada tahun 1940 berbentuk bubuk. Saat keramas, sampo menghilangkan minyak alami yang berlebihan, keringat, sel kulit mati, dan produk styling rambut atau sisa perawatan. Bahan yang paling penting adalah kombinasi surfaktan yang membentuk busa berpori dan memberihkan rambut secara menyeluruh tanpa mengecilkannya. Sebuah sampo dengan nilai pH 5 sampai 6 ideal untuk rambut dan kulit kepala. Sampo yang baik juga mengandung bahan- bahan pelembab, seperti panthenol untuk membantu meregenerasi struktur rambut dan menjaga elastisitasnya. Berbagai jenis sampo dibuat untuk memuaskan kebiasaan perawatan rambut, jenis rambut dan masalah kulit kepala.

6. kondisioner - untuk pemakaian setelah shampo

Sebuah kondisioner merupakan bagian dari perawatan rambut yang mendasar untuk rambut panjang. Seseorang dapat melihat dan merasa betapa pentingnya sebuah kondisioner setelah keramas; rambut yang basah terlihat kusam dan susah diatur. Rambut menjadi kusut dan rusak karena tekanan sewaktu disisir. Ini adalah hal yang dicegah dengan penggunaan kondisioner. Kondisioner membuat rambut mudah disisir dan melindungi rambut dari berbagai pengaruh lingkungan. Kondisioner tinggal pada rambut hanya untuk waktu yang pendek dan memberikan bahan- bahan aktif pada lapiran luar kutikula, yang menyebabkan rambut menjadi lembut. Kondisioner dapat diaplikasikan setelah mencuci rambut dan membuat rambut lembut berkilau dan mudah disisir. Efek dari kondisioner tetap ada sampai mencuci rambut berikutnya.

7. perawatan - untuk extra care

Intensive Hair Treatments. Perawatan rambut memberikan keuntungan untuk rambut. Mereka mengkombinasikan unsur- unsur yang telah berregenerasi dalam konsentrasi tinggi, yang membantu emulsi ke bagian dalam rambut. Pijat pada rambut yang basah dan fiber-binding material dikirim langsung ke bagian inti rambut. Perawatan yang intensif harus didiamkan selama 2 menit. Regenerasi rambut dapat dilihat secara nyata. Karena intensitasnya, perawatan ini memiliki efek berkelanjutan, yang berlangsung melalui beberapa pencucian. Ketika menerapkan perawatan, maka sangat penting untuk mencapai tingkat optimal perawatan. Semakin rusak rambut Anda, semakin perawatan harus dilakukan. Perawatan berbeda- beda sesuai dengan bahan- bahan yang digunakan, aplikasi dan di atas semua tingkat intensitasnya. Produk-produk tertentu memecahkan masalah rambut tertentu seperti rambut bercabang, rambut rusak berat atau retensi warna.

Instant Repair Products. Perawatan leave-in dipijatkan pada rambut seperti biasa atau disemprotkan. Keuntungannya adalah perawatan ini tidak perlu dicuci. Menghemat waktu dan rambut mendapatkan perawatan dalam jangka waktu yang lama tanpa terbebani.

8. produk styling

Produk styling bertujuan untuk menciptakan gaya rambut. Produk ini diaplikasikan pada rambut yang basah atau kering, memberikan kelenturan dan volume dan membantu melindungi rambut dari pengaruh buruk lingkungan. Sebagai tambahan, produk styling mencegah rambut-  rambut nakal yang mencuat keluar dan membuat rambut lebih kuat. Variasi produk meliputi lotion, sprays atau styling foams (ie. mousse).

9. hairspray

Hairspray memberikan penyelesaian yang sempurna dalam penataan rambut. Hairspray melindungi dari angin, kelembaban dan matahari, menjaga keutuhan gaya rambut, menciptakan kilau dan membantu efektivitas dari produk styling yang lain. Walaupun tersedia dalam bentuk pump spray, hairspray adalah produk aerosol klasik. Dengan kata lain, didistribusikan pada rambut dalam bentuk yang sangat lembut dengan bantuan dari propellant. Seperti hampir semua produk styling, bahan dasar hair spray meliputi pembentuk film dengan kombinasi antara pelarut dan propellant (ozone-safe, CFC-free gases seperti butane, isobutene and dimethylene ether). Permintaan terhadap hairpsray melebihi produk styling lainnya: Hairspray menjaga gaya rambut tetap pada tempatnya, dan juga menjaga elastisitasnya. Harus bisa menahan kelembaban, tapi juga mudah untuk dibersihkan. Juga dapat disemprot secara merata dan kering dengan cepat. Selain itu, harus dapat menjaga rambut dari pengaruh lingkungan dan melembabkan pada waktu yang bersamaan.

10. styling mousse

Sejak tahun 1980-an, styling foams sudah digantikan dengan styling lotions karena styling lotion menawarkan beberapa kelebihan. Mereka tidak menetes, mudah untuk dikeluarkan dan didistribusikan pada rambut, hasilnya rambut tidak saling menempel. Selain dari agen aerosol dan surfaktan, produk styling baik dalam bentuk busa maupun cair memiliki sedikit perbedaan pada komposisi dasarnya. Keduanya memiliki pembentuk film dan unsur yang bernutrisi sebagai bahan dasar. Resin sintetis melapisi setiap rambut dengan film yang stabil. Jumlah film diatur sesuai dengan tingkat yang diinginkan. Polimer kationik membuat rambut lebih mudah disisir dan mencegah timbulnya energi statis. Air dan alkohol digunakan sebagai pelarut. Propelan dalam styling mousse saat ini adalah ozone-safe gases, seperti propana, butana atau isobutena.

11. gel, cream and wax

Styling gel, cream dan wax merupakan produk ideal untuk berekspresi dalam bentuk, baik untuk sebagian rambut maupun seluruh rambut. Ketiga produk ini berbeda formulanya dan bekerja sesuai rambut individu. Sementara gel styling terutama digunakan untuk membuat gaya rambut abadi, creams untuk membuat gaya rambut natural. Wax mempunyai keunggulan dalam pemodelan sekaligus tampak alami. Styling gels tidak berwarna, komposisi didominasi oleh air, dan agen styling bebas minyak yang memperoleh teksturnya dengan agen penebalan. Dengan gel rambut, rambut dipadatkan dan kemudian dibentuk. Semakin tinggi proporsi hidrofilik gel, semakin gel menghasilkan tampilan “wet look”. Bahan tambahan seperti minyak memberikan rambut kilau ekstra. Menggunakan gel sagnatlah mudah: terapkan pada rambut yang basah atau kering dan buat gaya rambut seusai dengan yang diinginkan. Gaya rambut akan terjaga setelah agen kering dan memadat.

Modern styling cream merupakan emulsi minyak dalam air, di mana unsur yang berminyak berinkorporasi ke dalam air. Jenis emulsi ini lebih tidak berminyak dibandingkan dengan emulsi air dalam minyak, yang utamanya digunakan untuk rich skin creams dan sebelumnya untuk styling cream pria. Komponen minyak pada styling cream membuat rambut halus, menjadikannya terllihat alami dan mudah dibentuk. Cream mempunyai daya menahan rambut yang lebih lemah dibandingkan dengan gels, tapi mudah untuk dibentuk. Styling cream paling efektif ketika dipakai pakai rambut yang sedikit basah atau kering. Lalu rambut dapat dibentuk, baik dengan jari atau dengan sisir bergigi lebar. Keringkan rambut - dan Anda selesai!

Styling wax memberikan daya tahan dan kilau terhadap bagian individu rambut. Wax terbuat dari tanaman atau minyak mineral berkombinasi dengan emulsifier dalam bentuk padat. Untuk rambut lebih berkilau, beberapa wax bergabung dengan partikel kecil berwarna emas, atau perak. Wax mengoptimalkan penampilan menjadi trendi dan sangat cocok untuk gaya yang dramatis dengan memberikan aksen pada bagian helai rambut.

12. pewarnaan rambut permanen - bagaimana cara kerjanya?

Pewarnaan rambut permanen adalah cara terbaik untuk memberikan warna pada rambut panjang Anda dan menutupi rambut beruban. Pewarnaan rambut permanen terdiri dari komposisi yang berbeda. Pertama, media alkalizing membuka struktur rambut sehingga setelah itu, pigmen warna kecil dan oksidan dapat masuk ke bagian dalam rambut. Tertanam ke dalam pigmen warna rambut, pada tahap ini masih tak berwarna, dan oksidan membentuk dan menghasilkan warna pada rambut. Setelah ini, permukaan rambut dihaluskan dengan kondisioner untuk mengunci warna ke rambut. Pewarnaan permanen harus tumbuh keluar dari rambut Anda.